Cara Membuat Paragraf Pembuka Artikel SEO dengan Konsep AIDA

Sumber: Pexels.com

Salah satu bagian terpenting dalam sebuah artikel berbasis Search Engine Optimization (SEO) yaitu paragraf pembuka atau sering disebut dengan prolog. Namun, apakah kamu seringkali terkendala pada bagian ini?

Membuat paragraf pembuka akan meyakinkan pengunjung jika artikel yang akan dibacanya sesuai dengan yang sedang ia cari. Bisa dibilang sebagai refleksi awal sebelum melangkah ke pembahasan inti artikel.

Nah, salah satu teknik atau konsep yang bisa digunakan oleh penulis konten SEO di blog atau website bisa menggunakan AIDA (Attention, Interest, Desire, dan Action) untuk memudahkan kamu membuat pembukaan.

Pada artikel ini, kamu diajak untuk mengetahui cara menggunakan konsep AIDA yang simpel, ringan, dan padat. Yuk, simak artikel ini sampai tuntas!

Apa itu Konsep AIDA?

Konsep AIDA biasanya diterapkan pada pengiklanan sebuah produk untuk menarik perhatian konsumen agar membeli produk tersebut. Bentuknya adalah tulisan copy atau berupa review pada blog.

Terdiri dari 4 unsur yang berurutan sesuai namanya, AIDA terdiri dari Attention, Interest, Desire, dan Action. Lebih jelasnya, keempat unsur ini dijelaskan dibawah ini.

1. Attention

Attention, tahap yang pertama yang harus dilakukan penulis konten untuk menarik perhatian pengguna internet. Tahapan ini melihat minat dari target pembaca, sehingga perlu dilakukan riset terlebih dahulu.

Riset ini penting agar artikel yang dibuat nanti bisa dinikmati oleh orang yang tepat. Ketika sudah mengetahui minatnya, kemungkinan besar kamu akan tahu bagaimana cara menarik perhatiannya bukan?

Bisa dengan membuat kalimat pertanyaan seperti “Sedang bingung membuat paragraf pembuka untuk artikel?” atau “Kesulitan dalam menulis konten artikel SEO?”.

2. Interest

Kemudian Interest, hampir sama dengan Attention namun lebih spesifik lagi. Jika target pasar sudah ditemukan, maka saatnya untuk menarik minat pengguna internet untuk membaca konten artikel.

Bisa dibilang dalam tahapan ini sebagai pancingan untuk pengunjung. Seperti memberitahu jika isu ini atau topik yang dibuat itu penting untuk dibahas. Misalnya pada artikel ini yang menjelaskan pentingnya paragraf pembuka untuk meyakinkan pembaca.

3. Desire

Setelah itu, Desire yang meningkatkan keinginan pengunjung untuk membaca artikel dengan memberikan solusi atas permasalahan yang sedang dipertanyakan.

Solusi tersebut dengan memicu pengunjung untuk membaca artikel yang sedang dibuat. Seperti dengan membaca artikel tersebut, pembaca akan menjadi mengetahui langkah untuk menyelesaikan kebingungan yang sedang dihadapi.

4. Action

Terakhir, yaitu Action yakni mengajak pengunjung membaca artikel hingga tuntas agar pesan yang dibuat dapat tersampaikan dengan baik. Contohnya dalam artikel ini pada paragraf pembuka berisi kalimat “Yuk, simak artikel ini sampai tuntas!”

Contoh Penerapan Konsep AIDA

Menerapkan konsep AIDA pada artikel SEO di blog atau web sangatlah mudah dan sederhana. Cukup membuat 3-4 paragraf saja sesuai dengan urutan AIDA itu sendiri. Contohnya sebagai berikut:

“Aplikasi TikTok meluncurkan fitur wajah anime terbaru 2023, bingung bagaimana cara menemukan serta memakai fitur tersebut?  (Attention)

Seperti yang kita tahu wajah anime TikTok menjadi viral setelah banyak pengguna yang mengunggahnya. Fitur ini sangat unik karena memunculkan karakter kartun pada wajah sehingga terlihat seperti anime Jepang. (Interest)

Tak semua orang mengetahui fitur terbaru ini, karena ada beberapa langkah yang harus dilakukan. Sebetulnya langkah tersebut tidaklah banyak, hanya saja perlu memperhatikan urutan yang benar. (Desire)

Maka dari itu dalam artikel ini akan memberitahu kamu langkah mudah membuat filter anime pada TikTok yang sedang viral itu. Yuk, simak artikel ini agar kamu bisa menampilkan wajah yang unik seperti anime! (Action)

Kesimpulan

AIDA bisa menjadi salah satu solusi atas kebingungan kamu dalam membuat paragraf pembuka, pengantar, atau prolog pada artikel berbasis SEO. Juga bisa menjadi salah satu cara agar artikel tidak terlalu kaku.

Tentunya jika kamu sudah mengetahui konsep AIDA dan contoh penerapannya pada artikel ini. Saatnya untuk mempraktikannya pada artikel buatanmu, selamat mencoba!